Radinal Aidin

Blognya Poetra Pangkep

Blognya Anak Pangkep
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Puisi Pelajar SMPN 9 LIUKANG TUPABBIRING UTARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Puisi Pelajar SMPN 9 LIUKANG TUPABBIRING UTARA. Tampilkan semua postingan

SUNSET


SUNSET
HERMI


Hari tlah senja…
Mataharipun tlah bersandar di barat
Cahaya berbinar menunggu hilang digaris pandangan
Warna kuning senja terbias indah
Bertanda gelap kan datang


            Terlena saat kupandangi
            Ini rasa syukurku
            Termangu memandang cahayamu
            Memukau di kelopak mataku

HUTAN

REZKI AULIA

HUTAN


Hutan…
Kau menjadi sumber penghidupan manusia
Kaupun sebagai paru-paru Dunia


            Bila kau tlah tak ada
            Apa yang terjadi pada negeriku ini


KEINDAHAN TEPI TANGGUL

NURTANG

KEINDAHAN TEPI TANGGUL

Saat mentari mulai terbenam
Ku duduk di tepi tanggul
Melihat keindahan sekitar


            Sangat indah pemandangan
            Udarapun merajuk dalam hati
            Begitu sederhana
            Tapi tempat yang berharga

BINTANG PENGHIAS ANGKASA


    
HENDRA
Ku pandangimu…
Pancarkan sinarmu
Kulihat cahaya kecil gemerlap
Temanimu di angkasa
Bersinar dikegelapan


                 Termangu ku pandangimu
                    Sambil hilangkan semua bebanku
                  Kau sinari tempat bernaungku
                     Kaupun sinari disekeliling lautku
                  Terlihat bagaikan mutiara…


MATAHARI


MATAHARI


Tiap terbit kau selalu member cahaya ke bumi
Sinarmu menyilaukan dan tampak indah
Tiapku terbangun dari pembaringanku
Kubuka jendela, selalu saja sinarmu member semangat baru bagiku


            Cahayamu bersinar terang
            Meski menyilaukan dan menyengat
            Bagiku kau indah dan member kehidupan
            Tak pernah kau memberi cahayamu untuk bumi

AYAH

ST. AFISAH

AYAH
Ayah…
 Sebelum ayam berkokok dan pagi menjelang
Cari nafkah menantang ombak
Tuk hidupi anak istri

            Ayah….
            Kau tak peduli panas membakar ragamu
            Dingin selimuti dirimu
            Kau sahabat matahari
            Bermandikan peluh dan tanggung jawab

DIARY


DIARY

ST. AFISAH
Diary…
Kau teman sejati
Kau temaniku dalam suka dan duka
Kutulis kisahku dalam setiap lembaranmu


Diary…
Kau tak pernah bosan mendengar keluh kesahku
Kau tak pernah hianatiku
Kau setia padaku lebih dari teman maupun kenanganku



AYAH


AYAH
ST. AFSAH
Ayah…
 Sebelum ayam berkokok dan pagi menjelang
Cari nafkah menantang ombak
Tuk hidupi anak istri

            Ayah….
            Kau tak peduli panas membakar ragamu
            Dingin selimuti dirimu
            Kau sahabat matahari
            Bermandikan peluh dan tanggung jawab